Skip to main content

Pasar Murah TMMD Ke-129 Diserbu Warga Kesongo, Kebutuhan Pokok Ludes Diburu Masyarakat

BOJONEGORO – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Sejak hari pertama pelaksanaannya, masyarakat juga langsung merasakan manfaat melalui penyelenggaraan Pasar Murah Mandiri yang menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro di kawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Kesongo itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan komoditas lainnya dengan harga di bawah pasaran.

Antusiasme warga menunjukkan bahwa pasar murah menjadi salah satu program yang paling dinantikan dalam rangkaian pembukaan TMMD ke-129. Selain membantu menekan pengeluaran rumah tangga, kegiatan tersebut juga menjadi upaya pemerintah daerah menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.

Salah seorang warga Dusun Krebet, Desa Kesongo, Rowin, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah karena dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat dibandingkan harga di toko maupun pasar.

“Saya sangat senang karena bisa membeli minyak goreng dengan harga yang lebih murah. Program seperti ini benar-benar membantu masyarakat. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro yang sudah menghadirkan pasar murah untuk kami,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nur Hayati, warga Desa Kesongo. Menurutnya, keberadaan pasar murah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama keluarga yang harus mengatur pengeluaran di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan diikuti dengan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap KDKMP bisa berkembang dan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Letak Desa Kesongo yang berada di wilayah perbatasan Bojonegoro dan Lamongan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Nur Hayati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI melalui TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.

Pasar Murah Mandiri menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial dalam pelaksanaan TMMD ke-129 yang resmi dimulai pada 15 Juli 2026. Selain pembangunan jalan, drainase, rehabilitasi sekolah, rumah layak huni, dan fasilitas air bersih, program TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan, penyuluhan, penguatan ketahanan pangan, serta dukungan terhadap pengembangan ekonomi desa.

Melalui berbagai program tersebut, TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

  • rica store

Berita Terkini