Skip to main content

Temui Menkes, Bupati Kaur “Ketuk Pintu” DPR RI, RSUD Kaur Naik Kelas

Bupati Kaur Gusril Pausi
Bupati Kaur Gusril Pausi

Jakarta – Langkah agresif Pemerintah Kabupaten Kaur dalam membenahi sektor kesehatan terus berlanjut. Setelah melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Bupati Kaur Gusril Pausi langsung bergerak menemui Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar, Muhamad Yahya Zaini, guna memperjuangkan dukungan pusat bagi pembangunan kesehatan di daerah.

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu bukan sekadar agenda seremonial. Ditengah masih banyaknya tantangan layanan kesehatan di daerah, mulai dari keterbatasan fasilitas, kebutuhan tenaga medis, hingga pengembangan rumah sakit, pemda Kaur membawa sederet usulan yang dinilai mendesak untuk segera mendapat perhatian pemerintah pusat.

Bupati Gusril Pausi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrul Rahman, Kepala Dinas Kesehatan Septa Miarip, serta Direktur RSUD Kaur dr. Ahmad Mufti Herdiawansyah. Secara terbuka menyampaikan kebutuhan daerah, termasuk rencana penguatan RSUD Kaur agar mampu menjadi rumah sakit rujukan yang lebih representatif bagi masyarakat.

"Kami ingin pelayanan kesehatan di Kabupaten Kaur semakin baik. Untuk itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan, baik dalam peningkatan fasilitas kesehatan, penguatan SDM tenaga kesehatan, maupun pengembangan RSUD Kaur," ujar Gusril, Rabu (17/6/26).

Langkah Bupati Kaur ini dinilai sebagai upaya "jemput bola" yang cukup berani. Pasalnya, pembangunan sektor kesehatan membutuhkan anggaran besar dan dukungan kebijakan lintas lembaga. Tanpa komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan DPR RI, berbagai kebutuhan daerah berpotensi berjalan lambat.

Dihadapan rombongan Pemkab Kaur, Muhamad Yahya Zaini menyatakan Komisi IX DPR RI siap menampung dan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan. Sebagai komisi yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan, pihaknya mengaku akan mendorong berbagai program yang berorientasi pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah tentu menjadi perhatian kami. Komisi IX akan terus mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan layanan kesehatan," kata Yahya Zaini.

Meski demikian, publik kini menunggu hasil nyata dari rangkaian lobi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kaur. Dukungan pusat memang menjadi kunci, namun realisasi program dan percepatan pembangunan fasilitas kesehatan tetap menjadi ukuran utama keberhasilannya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrul Rahman, optimistis audiensi tersebut akan membuka jalan bagi masuknya berbagai program dan bantuan pusat ke Kabupaten Kaur.

"Harapan kami, kebutuhan daerah di sektor kesehatan dapat memperoleh dukungan maksimal sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat," ujarnya.

Rangkaian pertemuan dengan Menteri Kesehatan hingga Komisi IX DPR RI menunjukkan keseriusan Bupati Gusril Pausi dalam memperjuangkan dibidang sektor kesehatan. (*)

  • rica store

Berita Terkini