Skip to main content

Bazar Pangan Murah Persit Kodim 0813 Bojonegoro Diserbu Warga, Warnai Pembukaan TMMD Ke-129 di Kedungadem

BOJONEGORO – Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/7/2026). Selain menjadi awal pelaksanaan pembangunan desa, kegiatan tersebut juga menghadirkan bazar pangan murah yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro.

Bazar yang dipusatkan di kawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Kesongo itu menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian pembukaan TMMD. Sejak pagi, masyarakat memanfaatkan kesempatan membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Kegiatan ini turut menambah semarak pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Di lokasi yang sama juga digelar pelayanan kesehatan, pameran UMKM, serta berbagai layanan masyarakat yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro, Ny. Faradina Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan bazar pangan murah merupakan bentuk kepedulian Persit dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan TMMD.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara keluarga besar TNI dengan warga di wilayah sasaran TMMD.

“Bazar pangan murah ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap pelaksanaan TMMD sekaligus upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan Persit dalam TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sinergi antara TNI, Persit, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Program TMMD ke-129 di Kabupaten Bojonegoro sendiri berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, sebagai lokasi utama pelaksanaan.

Berbagai sasaran fisik menjadi fokus pelaksanaan TMMD, di antaranya pembangunan jalan, drainase, normalisasi saluran sungai, rehabilitasi ruang kelas sekolah, pembangunan fasilitas air bersih, serta peningkatan kualitas rumah warga.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan beragam kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, TMMD diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kehadiran bazar pangan murah dan berbagai layanan sosial pada pembukaan TMMD ke-129 menjadi bukti bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong.

  • rica store

Berita Terkini