Skip to main content

MI Humaira Kota Bengkulu Juara Nasional PJAS Aman

Penarafflesia.com - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Humaira Kota Bengkulu meraih penghargaan prestisius sebagai Juara 1 dalam Lomba Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman tIngkat Regional Barat. Pengumuman dilakukan di Jakarta oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Kamis (19/10/23).

Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, mengapresiasi capaian ini. Prestasi gemilang ini menjadi bukti bahwa sekolah ini berkomitmen dalam menjaga kualitas makanan bagi anak-anak sekolah. 

Ia mengungkap betapa pentingnya menjaga mutu dan keamanan pangan yang disediakan kepada anak-anak sekolah. Menurutnya, keberhasilan Madrasah Ibtidaiyah Humaira adalah hasil dari komitmen dan ketekunan dalam menghadirkan pangan sehat dan aman bagi para pelajar.

Yogi menjelaskan, "Makanan yang disediakan kepada anak-anak di sekolah adalah bagian integral dari kesehatan mereka. BPOM sangat mendukung upaya-upaya seperti ini, di mana sekolah terlibat aktif dalam memastikan pangan yang mereka sajikan tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan sehat."

Madrasah Ibtidaiyah Humaira berhasil menyajikan pangan yang memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan yang ditetapkan. Dalam konteks ini, Yogi Abaso Mataram menyoroti pentingnya pemahaman tentang peraturan dan pedoman yang dikeluarkan oleh BPOM dalam penyediaan pangan, terutama yang dikonsumsi oleh anak-anak.

Penghargaan ini tidak hanya merupakan pencapaian bagi Madrasah Ibtidaiyah Humaira, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Bengkulu dan di seluruh Indonesia untuk memberikan perhatian khusus pada pangan yang disediakan bagi anak-anak sekolah.

Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan badan pengawas seperti BPOM dapat membawa dampak positif dalam upaya menyediakan makanan yang aman dan bergizi bagi generasi muda.

Madrasah Ibtidaiyah Humaira diharapkan Yogi, akan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam memberikan perhatian serius pada kualitas dan keamanan pangan yang diberikan kepada anak-anak sekolah di seluruh negeri. 

Founder Humaira Madrasahku Rina Raflesia memaparkan penerapan pengadaan empat pilar pengadaan kegiatan PJAS Aman, inovasi-inovasi yang dilakukan, dan pemaparan program agar sistem berkelanjutan.

"Kami berkomitmen melayani santri secara fisik, mental maupun spiritual dan memenuhi unsur kompetensi juga unsur afektif dan psikomotorik. Ada sistem yang kami jalankan agar sistem ini berkelanjutan menerapkan PJAS aman dan dapat diadopsi sekolah-sekolah lainnya," kata dia.

Adanya kantin 'Mayraku Kiddy Food Court' mencukupi kebutuhan konsumsi jajanan pangan siswa yang melingkupi MI, MTs, dan MAN. Para penjaga kantin mengolah jajanan anak berbasis makanan buatan rumah. 

"Di sini kami melakukan pengolahan, dan memasak secara mandiri. Tidak ada satupun yang kami jual berasal dari luar sekolah, kecuali bahan utamanya," kata Rina.

Jenis jajanannya pun beragam hingga 8 menu yang memenuhi unsur kesehatan, bersih, higienis, serta pelayanan yang ramah terhadap anak.

"Sesuai visi sekolah, dari masuk kantin, para siswa sudah kami didik dengan pola tingkah laku sehat, dan makanannya juga diolah sedemikian rupa agar memenuhi unsur gizi seimbang," ujar Rina. 

  • rica store

Berita Terkini