Berita Terkini
BOJONEGORO — Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (13/8/2026), berlangsung semarak.
Selain menandai berakhirnya rangkaian pembangunan selama 30 hari, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menghadirkan pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan ini langsung mendapat sambutan antusias dari warga Desa Kesongo.
Pasar murah tersebut digelar dengan dukungan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Kepala dinas setempat, Moh. Akhmadi, AP, turut hadir untuk memantau pelaksanaan kegiatan.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, pasar murah menjadi salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat. Warga diberikan kesempatan memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Sejak pagi, warga terlihat berdatangan ke lokasi kegiatan. Mereka memanfaatkan pasar murah tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan penutupan TMMD.
Salah seorang warga Desa Kesongo RT 009/RW 004, Fitriana, mengaku senang bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Ia membeli minyak goreng seharga Rp15 ribu dan gula pasir seharga Rp16 ribu.
“Senang bisa beli minyak dan gula dengan harga murah. Ini sangat membantu warga,” ujar Fitriana.
Pasar murah tersebut menjadi pelengkap rangkaian TMMD ke-129 yang telah berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Selama pelaksanaan program, Satgas TMMD Kodim 0813/Bojonegoro tidak hanya mengerjakan sasaran pembangunan fisik, tetapi juga menjalankan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah hasil pembangunan yang kini dapat dimanfaatkan warga Desa Kesongo antara lain pembangunan jalan beton untuk mendukung mobilitas masyarakat, pembangunan fasilitas drainase dan sumur bor untuk menunjang kebutuhan infrastruktur dasar, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga.
Dengan hadirnya pasar murah pada hari penutupan, manfaat TMMD ke-129 tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang secara langsung membantu kebutuhan masyarakat.
Berakhirnya program TMMD di Desa Kesongo diharapkan tidak menjadi akhir dari semangat kebersamaan. Gotong royong dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat diharapkan terus dipertahankan untuk mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.