Skip to main content

Keprihatinan Anggota DPRD Bengkulu Terhadap Penyusutan Lahan Sawah

Penarafflesia.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Edi Tiger, menyoroti keprihatinan atas penyusutan lahan persawahan yang semakin meningkat di wilayah tersebut.

Edi Tiger menekankan perlunya Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah ini, guna menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di seluruh kabupaten dan kota di provinsi Bengkulu.

Fenomena alih fungsi lahan yang semakin marak terjadi di Provinsi Bengkulu menjadi dasar keprihatinan ini. Data dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Pertanian (TPHP) Provinsi Bengkulu menunjukkan bahwa lahan persawahan di Bengkulu kini hanya tersisa sekitar +- 45.000 hektar.

"Penyusutan lahan persawahan berpotensi menimbulkan dampak negatif pada produksi pangan dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dari Pemerintah untuk mengatasi masalah ini, karena hal ini akan berdampak pada masa depan," ungkap Politisi Gerindra tersebut.

DPRD

Edi Tiger menambahkan bahwa salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan melakukan pengawasan yang ketat terhadap pengalihan fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian. Selain itu, perlu dilakukan upaya pemulihan dan pengembangan lahan pertanian di kawasan sentra potensial di beberapa wilayah.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, terutama pemerintah daerah, agar Bengkulu yang dulunya terkenal sebagai sentra beras tidak mengalami kekurangan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kita,” tambahnya. (Adv)

Tags
  • rica store

Berita Terkini