Berita Terkini
Penarafflesia.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Billy Dwinarta Sunardi, berkomitmen untuk memperjuangkan penuntasan permasalahan blank spot di Kabupaten Seluma. Hal ini merupakan salah satu aspirasi yang diterima oleh Billy dari masyarakat sebagai wakil rakyat.
Dari pantauan yang dilakukannya, Billy mencatat bahwa sekitar 80% wilayah di Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma masih menjadi blank spot yang membutuhkan penyelesaian segera.
"Ada satu kecamatan yang 80% wilayahnya blank spot atau tidak memiliki sinyal. Masalah ini akan saya prioritaskan karena saat ini informasi dan kemajuan zaman sangat tergantung pada ketersediaan sinyal," ujar Billy.
Billy menekankan bahwa konektivitas yang baik sangat penting untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk akses informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, penyelesaian permasalahan blank spot ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Seluma.

Namun, Billy juga menyayangkan fakta bahwa masih ada satu desa yang berada di pinggir jalan utama namun belum memiliki sinyal. Desa tersebut juga merupakan lokasi dari wisata kuliner khas Seluma. Situasi ini dianggapnya ironis di tengah perkembangan zaman yang semakin maju.
"Ada desa di pinggir jalan utama yang bahkan belum memiliki sinyal. Ini menjadi perhatian serius karena desa tersebut juga merupakan lokasi wisata kuliner khas Seluma. Kita harus bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Seluma," imbuhnya.
Billy juga mengajak seluruh pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Seluma, untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan blank spot ini guna mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Seluma. (Adv)