Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu (Dispar), Karmawanto, mengumumkan langkah-langkah strategis yang tengah dijalankan guna menggali potensi pariwisata di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu. Dalam upaya memaksimalkan pemanfaatan dan pengelolaan kawasan tersebut, Dispar menjalin kerja sama dengan berbagai entitas, termasuk Bencoolen Mall.
Karmawanto menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari skema Build Operate Transfer (BOT) yang telah disepakati antara pemerintah kota dan pemerintah pusat. Sebagai mitra dalam proyek ini, pusat pembelanjaan BIM sepakat untuk mengelola lahan seluas 7 hektare di sebelah kiri pusat perbelanjaan mereka.
"Pengelolaan lahan ini diarahkan untuk mengembangkan pusat perbelanjaan bersama dengan area parkir. Meskipun memiliki kebebasan untuk melanjutkan pembangunan sesuai dengan visi mereka, BIM tetap akan berada dalam pengawasan ketat dari Dispar," kata dia, Selasa (23/1/24).
Selain itu, proses ini diharapkan akan mematuhi peraturan yang berlaku, terutama terkait dengan Aspek Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dispar berharap pula agar BIM dapat mengurus peralihan status hak dari Hak Pengelolaan Lahan (HPL) menjadi Hak Guna Bangunan (HGB).
Tak hanya bekerja sama dengan pusat pembelanjaan, Dispar juga menjalankan kerja sama dengan pedagang dan pengusaha di kawasan Pantai Panjang. Melalui kesepakatan kontrak, para pedagang akan disediakan lahan yang dapat disewa selama setahun, terutama di area peruntukkan khusus (APL).
"Seluruh upaya ini diarahkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu," ujar Karmawanto.
Pewarta : Fatmala
Editor : Yusuf