Berita Terkini
Penarafflesia.com - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Gunadi Yunir mengimbau pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan penyakit menular di daerah Bengkulu Selatan.
Gunadi, Kamis (31/8/23) mengatakan beberapa penyakit menular yang disoroti saat ini seperti HIV AIDS, GHPR, DBD, Kusta dan TBC.
"Beberapa kasus ini tengah meningkat perkembangannya sejak bulan Januari hingga Agustus 2023. Jadi harus segera diwaspadai,” ungkap Gunadi.
Terlebih berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Selatan yang menyebut ada 266 kasus penyakit menular, sampai Agustus 2023.
Berbagai penyakit menular ini sangat berbahaya bagi masyarakat, jadi perlu diberi perhatian khusus agar dapat mengalami penurunan.

”Dengan melakukan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan petugas kesehatan terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik,” terangnya.
Gunadi berharap dengan adanya upaya sigap penanganan penyakit dapat tercipta masyarakat sehat. "Mudah-mudahan dengan kesigapan Dinkes masyarakat yang terpapar penyakit dapat teratasi," pungkasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan data Dinkes Kabupaten Bengkulu Selatan kasus penyakit menular didominasi oleh TBC 108 kasus, kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) 102 kasus, DBD 49 kasus, Kusta 3 kasus dan HIV Aids 1 kasus.
Hingga bulan Agustus ini, penyakit TBC sebanyak 108 kasus dibandingkan tahun 2022 lalu sebanyak 250 kasus dan ada penurunan kasus di tahun 2023 ini, yaitu malaria 0 kasus dan Hepatitis 0 kasus.
Dinkes Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini sedang bekerja untuk mengurangi kasus penyakit menular dengan memaksimalkan fungsi 14 puskesmas di 11 Kecamatan juga memberikan pemahaman serta sosialisasi tim Kesehatan. (Red/Adv).