Skip to main content

Disperindagkop Dorong Realisasi Pembiayaan Kopdes Merah Putih

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP
Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP

MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) mengingatkan seluruh Koperasi Desa (Kopdes) di daerah ini untuk segera mempersiapkan seluruh persyaratan teknis dalam rangka pengusulan modal usaha.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mempercepat realisasi pembiayaan bagi Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Mukomuko.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP, menegaskan bahwa percepatan penyaluran pembiayaan tidak akan berjalan efektif tanpa kesiapan dari koperasi dan pemerintah desa.

Sejumlah dokumen dan sarana pendukung mutlak dipenuhi, seperti keberadaan gerai koperasi, kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta kelengkapan administrasi lainnya yang menjadi prasyarat pengajuan ke perbankan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, kini juga menurunkan 15 asisten bisnis yang telah mendapatkan pembekalan khusus untuk mendampingi koperasi dalam seluruh proses pengajuan pembiayaan.

Para asisten ini berperan sebagai tenaga pendamping yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pengaktifan aplikasi Siskeudes, penyusunan proposal, pelaksanaan musyawarah desa khusus (musdessus), hingga proses pencairan dana pembiayaan dari bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Peran asisten bisnis ini sangat penting. Mereka bukan hanya membantu secara administratif, tetapi juga memonitor keberlanjutan koperasi agar tidak berhenti di atas kertas, melainkan tumbuh menjadi wadah ekonomi rakyat yang kuat dan transparan," ungkapnya.

Program ini juga menjadi bentuk komitmen Pemkab Mukomuko dalam mendukung percepatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan koperasi yang inklusif.

Melalui pendampingan dan penataan kelembagaan koperasi yang lebih baik, diharapkan koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.

  • rica store

Berita Terkini