Skip to main content

Disdikbud Rakor Penyusunan PPKD

Disdikbud Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa (15/10/2024).
Disdikbud Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa (15/10/2024).

Bengkulu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu telah membawa Dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dari seluruh Kabupaten/Kota di Bengkulu ke tingkat provinsi untuk disusun menjadi PPKD Kebudayaan Provinsi. Proses ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk masyarakat, ahli, akademisi, dan praktisi kebudayaan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Disdikbud Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa (15/10/2024). Rapat ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain praktisi seni budaya, akademisi dari Universitas Hazairin dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, perwakilan bidang kebudayaan dari Kabupaten/Kota, Balai Kebudayaan Wilayah VII, Kantor Bahasa, Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Dinas Pariwisata, KORMI, Bappeda, serta UPTD Taman Budaya dan UPTD Museum.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Saidirman, menegaskan pentingnya penyusunan PPKD yang substansial, sesuai dengan petunjuk teknis, serta dibarengi dengan strategi advokasi dan monitoring yang efektif.

“Bengkulu memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari tradisi lisan, manuskrip, bahasa, adat istiadat, ritus, pengetahuan dan teknologi tradisional, seni, permainan rakyat, hingga olahraga tradisional. Semua ini adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan kita yang harus kita lestarikan sebaik-baiknya,” ujar Saidirman.

Rapat ini juga membahas langkah-langkah strategis dalam mengidentifikasi potensi, masalah, dan solusi untuk memajukan kebudayaan Bengkulu. Proses ini melibatkan identifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) kebudayaan, lembaga, pranata kebudayaan, serta sarana dan prasarana yang mendukung pemajuan kebudayaan.

Tim penyusun PPKD Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah Nomor F.614 Tahun 2023 juga diharapkan mampu menghasilkan dokumen yang komprehensif untuk pengembangan dan pelestarian kebudayaan di Bengkulu.

“Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah strategis dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan Bengkulu yang beragam dan kaya. Dengan kerjasama lintas sektor, kami harap PPKD Provinsi Bengkulu dapat menjadi dokumen strategis yang mendorong pelestarian budaya dan pembangunan berbasis kebudayaan,” pungkas Saidirman.

Proses penyusunan PPKD ini diharapkan dapat memperkuat kebudayaan Bengkulu dan menjadi landasan bagi kebijakan serta program-program pembangunan yang berbasis kearifan lokal. (Adv)

  • rica store

Berita Terkini