Berita Terkini
Penarafflesia.com - Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, memimpin sesi simulasi penggunaan alat pemadam kebakaran yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se Kabupaten Bengkulu Selatan. Simulasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mulyadi mendorong agar setiap desa memiliki alat pemadam kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.
"Kita tidak boleh lengah dalam mengantisipasi musibah kebakaran. Alat pemadam kebakaran ini sangat penting untuk disediakan di setiap desa guna meminimalisir kerugian akibat kebakaran," ujar Bupati.

Selama simulasi, para Kepala Desa diajarkan cara penggunaan alat pemadam kebakaran dengan tepat dan efektif dalam penanganan kebakaran ringan hingga sedang. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat serta pentingnya koordinasi dengan pihak terkait, seperti pemadam kebakaran dan aparat desa lainnya.
"Kami berharap dengan adanya alat pemadam kebakaran di setiap desa, kita dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat. Kesiapsiagaan ini sangat penting untuk melindungi aset-aset dan keselamatan masyarakat," tambah Bupati.
Kehadiran alat pemadam kebakaran di setiap desa diharapkan dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap kehidupan dan harta benda masyarakat. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur keamanan dan keselamatan di seluruh wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. (Adv)