Berita Terkini
Penarafflesia.com - Bisnis laundry atau jasa pencucian pakaian semakin berkembang pesat, terutama di kawasan pemukiman dan kos-kosan mahasiswa, seperti di sekitar Universitas Bengkulu, Universitas Dehasen, dan Padang Harapan.
Jasa pencucian ini menawarkan tarif yang cukup terjangkau, berkisar antara 6 ribu hingga 8 ribu rupiah per kilogram pakaian. Beberapa pengusaha laundry bahkan menyediakan fasilitas antar jemput untuk kenyamanan pelanggan.
Adnan, seorang mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib), merasa terbantu dengan jasa pencucian pakaian ini karena harganya yang sangat terjangkau. Ia menyebutkan bahwa untuk mencuci dan menyetrika 20 lembar pakaian, hanya dikenakan biaya sebesar 12 ribu rupiah. Keuntungan dari jasa pencucian ini semakin terasa, terutama saat musim penghujan.
Sementara itu, Abdi, seorang pengusaha laundry koin, melaporkan bahwa tren mencuci sendiri di tempat laundry mulai marak. Konsep unik dari usahanya memungkinkan pelanggan mencuci pakaian sendiri hingga kering, kemudian memilih apakah ingin dilanjutkan dengan jasa melipat atau menyetrika.
Usaha laundry koin ini menjadi terobosan baru, mengingat banyak pelanggan yang enggan pakaian mereka bercampur dengan milik orang lain. Dengan membeli koin senilai 10 ribu rupiah, pelanggan dapat menggunakan satu mesin cuci berkapasitas 3 kilogram.
Pewarta : Kelvin Aldo
Editor: Oki