Skip to main content

PLTU Bengkulu Harus Perhatikan Kesehatan Masyarakat

Penarafflesia.com - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, menyoroti aktivitas polusi udara yang terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sepang, Bengkulu.

Menurut penjelasan dari Edwar Samsi, masuknya Bengkulu dalam 10 besar daerah dengan polusi udara terburuk pada data AQ Air 16 Agustus lalu, menuntut tindakan serius dari Pemerintah Daerah.

Edwar Samsi menekankan perlunya peninjauan terhadap kesehatan lingkungan masyarakat di sekitar PLTU Teluk Sepang, khususnya warga Teluk Sepang di kota Bengkulu. Dia menyatakan keprihatinannya atas dampak berbahaya yang ditimbulkan oleh operasi PLTU terhadap kesehatan masyarakat, terutama penyakit ispa.

"Kita minta harus ada kontrol yang tetap kaidah kesehatan lingkungan masyarakat itu perlu di tinjau," ujar Edwar.

DPRD

Edwar juga mengingatkan bahwa tiga tahun lalu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu sudah memberikan peringatan kepada Pemerintah Provinsi, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, agar operasi PLTU Teluk Sepang tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

"Seharusnya, Pemprov saat ini lebih serius menangani masalah polusi udara yang disebabkan oleh aktivitas PLTU yang ada di Bengkulu," tegas Edwar.

Dia juga menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat dari Pemerintah Provinsi terhadap aktivitas PLTU tersebut, demi mencegah dampak buruk terhadap pencemaran lingkungan dan polusi udara di sekitarnya.

"Perlu penanganan khusus kita sarankan pemprov untuk mengawasi," pungkas Edwar. (Adv)

Tags
  • rica store

Berita Terkini