Berita Terkini
Penarafflesia.com, Kota Bengkulu - Rumah warga di Pekan Sabtu, Kota Bengkulu diserang dan dirusak sejumlah orang, pada Jumat (1/9/2023) malam.
Sejumlah orang ini juga terlihat meneteng senjata tajam saat melakukan penyerangan di rumah ini.
Diketahui, rumah ini milik Iwan (40) warga Perumahan Satria Land RT 27 RW 05 Kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Benglulu.
diceritakan Ro (31) salah satu tetangga korban, saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di rumah, namun sedang berada di kawasan Pagar Dewa Kota Bengkulu.
Dirinya mengetahui kejadian tersebut saat warga gempar atas kedatangan sekitar 8 orang yang melakukan pengerusakan terhadap rumah korban.
Kebetulan saat kejadian, di rumah tersebut hanya ada seorang perempuan yang merupakan teman korban.
Para pelaku pengerusakan diduga merupakan suami dari perempuan yang ada di rumah korban bersama dengan rekan-rekannya.
Bahkan perempuan yang ada di dalam rumah korban sempat tampak sudah berdarah-darah diduga akibat dianiaya oleh pelaku.
"Kejadiannya tadi malam, sekitar jam setengah sembilan malam. Ada mungkin sekitar 8 orangan yang datang kesini bawak pisau, parang, merusak rumah Iwan ini," ungkap Ro, Sabtu (2/9/2023).
Bahkan diakui Ro, Iwan yang merupakan pemilik rumah baru mengetahui kejadian tersebut saat ditelepon oleh para tetangga, yang memberitahu kejadian tersebut.
Sehingga karena takut terjadi apa-apa, korban memutuskan untuk tidak pulang dahulu ke rumah, dan segera pergi ke Polsek Selebar Kota Bengkulu untuk membuat laporan.
"Iwan sempat datang kesini ke rumahnya ini tadi malam bersama polisi, setelah itu pergi lagi," kata Ro.
Saat polisi datang, polisi juga sudah mengamankan beberapa barang yang ada di rumah korban untuk dijadikan barang bukti.
Di antaranya seperti televisi yang terkena bacokan senjata tajam, kaca yang pecah, serta yang lainnya untuk dijadikan barang bukti.
"Sudah ada beberapa barang yang dirusak oleh pelaku tadi malam juga sudah dibawa oleh polisi," ujar Ro.
Akibat kejadian tersebut korban diduga mengalami kerugian senilai belasan juta rupiah.
Pasalnya bukan hanya barang-barang yang ada di dalam rumah yang dibawa oleh pelaku, bahkan motor milik korban juga kabarnya ikut dibawa.
"Untuk perempuan yang ada di rumah korban itu dibawa oleh mereka, motor milik korban juga dibawa, perempuan itu yang bawa," kata Ro.
Editor: Fatmala