Berita Terkini
Penarafflesia.com – Di pelataran Pantai Panjang, komunitas UMKM yang dikenal sebagai Komunitas Sunday Morning (Sunmor) Bengkulu merayakan hari jadinya yang ke-7.
Tujuh tahun yang lalu, pada tanggal 12 November, mereka memulai transaksi jual beli dan berhasil mengembangkan pelaku UMKM, mengangkat status mereka menjadi pelaku usaha kelas atas.
Mulyadi Tanjung, menjelaskan bahwa Sunmor adalah singkatan dari Sunday Morning. Awalnya, komunitas ini muncul dari keinginan teman-teman yang ingin menambah penghasilan untuk rumah tangga, terinspirasi oleh Sunmor di Yogyakarta yang berlokasi di dekat kampus UGM. Nama Sunday Morning kemudian diadopsi, dan selama 7 tahun, mereka bersama-sama membesarkan dan saling memberikan dukungan.
Cik Mum, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa Sunmor telah mendukung beberapa pelaku usaha, terutama yang terdampak ekonomi oleh pandemi COVID-19. Banyak UMKM Sunmor berhasil menembus pasar nasional hingga internasional, seperti Ommey Kerupuk kulit tenggiri yang dimiliki oleh pengurus Sunmor. Mereka akan mengikuti bazar internasional di Malaysia pada bulan Desember 2023, sebuah kebanggaan bagi komunitas Sunmor.
Ketua Komunitas Sunmor Bengkulu juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan.
Perayaan Hut Sunmor kali ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran langsung Walikota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi. Saat melepaskan balon sebagai tanda resmi peringatan Milad Sunmor ke-7, Arif Gunadi memberikan semangat kepada anggota komunitas, mendorong mereka untuk tetap berkontribusi pada negara dan keluarga.
Acara ini dihadiri oleh beberapa tamu, termasuk Kadis Koperasi dan UMKM, pengusaha sukses Bengkulu GM Agung Auto Mall Meriyani, Elisa, Ketua UMKM Provinsi Arif Sudibyo, Ketua Rumah BUMN, dan lainnya. Selain bazar, kegiatan semakin meriah dengan adanya lomba, seperti Lomba Tumpeng, Lomba Mewarnai, dan lainnya.