Berita Terkini
Bengkulu – Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, mengikuti Webinar dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang mengangkat tema “Menyongsong New Normal Life dalam Pelayanan Publik” di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Rabu (3/6).
Gotri menyebutkan bahwa webinar kali ini memiliki sasaran terkait pola kerja baru. Salah satunya dengan menggunakan teknologi.
“Maksudnya
di sini, Pemerintah Pusat akan melihat masing-masing Pemerintah Daerah
apakah sudah ada regulasi ketatalaksanaan, di antaranya mengenai
regulasi Anjab ABK untuk formask ideal ASN, regulasi standarisasi
ruangan kerja, pengaturan jam kerja/ fleksible working dan lainnya,”
kata Gotri.
Terkait dengan menyongsong new normal, Pemprov Bengkulu juga sudah menyebarkan surat edaran Menpan RB No. 58 Tahun 2020 terkait protokol kerja ASN dalam menghadapi tatanan New Normal.
“Kita sudah edarkan surat tersebut kepada seluruh pimpinan OPD untuk ditindak lanjuti atau menjadikan pedoman bagaimana ASN menghadapi aktivitas kerja, baik itu di rumah atapun di kantor,” jelas Gotri.
Ditambahnya, mengenai sistem kerja ASN terkait bekerja di rumah ataupun di kantor, Gotri menjelaskan akan tetap menggunakan dua alternatif tersebut. Namun, bagi ASN yang bekerja dari rumah itu tergantung dengan jenis pekerjaan dan ada penugasan dari Kepala OPD.
“Tapi pada prinsipnya bahwa kita sudah bekerja seperti semula. Artinya tidak ada lagi kendala terkait dengan kerja ASN baik itu di rumah ataupun di kantor,” tegasnya.
Gotri juga menyampaikan terkait ASN yang bekerja dikantor merupakan persoalan yang masih cukup rumit untuk dieksekusi.
“Di
sini kita menghindari pegawai berkerumun sesuatu ruang kerja dan untuk
menjaga jarak ini tidak memungkinkan. Makanya, kita minta masing-masing
Kepala OPD bisa mengatur dan memonitoring sistem kerjanya supaya tidak
bertumpuk yang dapat menyebabkan pengabaian protokol kesehatan
nantinya,” ungkapnya.
Gotri juga berharap dengan adanya new normal ini, pelayanan publik bisa berjalan dengan lancar. “Dengan yang disampaikan narasumber webinar tadi, bagaimana pelayanan publik kedepan juga bisa menjalankan sesuai dengan konsepnya yang berkualitas dan transparan,” tutupnya.