Skip to main content

Dispendikbud Kirim 9 Perwakilan Ikuti Lomba FTBI Tingkat Provinsi, Pelajar Seluma Raih Enam Kejuaraan

Poto saat peserta  pelajar Seluma menerima hadia dalam perlombaan FTBI se- Provinsi Bengkulu
Poto saat peserta pelajar Seluma menerima hadia dalam perlombaan FTBI se- Provinsi Bengkulu

Seluma, Penarafflesia. Com - Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Seluma mengirimkan 9 perwakilan mengikuti lomba dalam kegiatan  Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2024. Yang  dilaksanakan Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu. 

Lomba yang dilaksanakan melibatkan ratusan pelajar SD dan SMP se-Provinsi Bengkulu. Di mana acara tahunan ini menghadirkan lomba bercerita, mendongeng, Pidato, dan menulis aksara ulu untuk tingkat SD, serta menulis cerpen, kembang tradisi, dan stand-up comedy untuk SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Seluma Farzian menyampaikan, bahwa untuk hasil dari perlombaan Perwakilan Seluma menyabet semua juara dan hasil tersebut cukup membanggakan kabupaten Seluma, karena diikuti se Provinsi Bengkulu.

Untuk diketahui, Pelajar Perwakilan Seluma menyabet berbagai juara Perlombaan. Adapun lomba yang dijuarai oleh Pelajar Kabupaten Seluma yakni;
- juara 1 Pidato (SDN 156),
-  juara 1 komedi tunggal (SMP 20 Seluma), 
-  juara 1 Tembang Tradisi (SMP 44 Seluma), 
-  juara 2 menulis dan membaca aksara ulu (SDN 156 Seluma), 
-  juara 2 mendongeng (SDN 156 Seluma) dan
-   juara 2 Tembang Tradisi (SMP 5 Seluma).


"Enam perlombaan kita semuanya juara, ada juara satu dan juara dua. Untuk total perwakilan dari Seluma yakni sejumlah 9 orang, SD dan SMP. Yang jelas dengan dibuktikan dari kejuaraan ini, pelajar Seluma memiliki Potensi yang luar biasa dan ini salah satu pencapaian luar biasa" ujar Farzian. Senin (18/11/2024).

Lanjutnya, untuk gelaran Perlombaan kedepan Seluma terus akan mengirimkan perwakilan. dirinya juga menjelaskan kemajuan dunia Pendidikan di Kabupaten Seluma sungguh cepat. Seperti Pengembangan bahasa daerah dan membaca aksara ulu akan terus berlanjut.

"Saya berharap bahasa daerah tetap hidup meski zaman berubah. diera moderen dan teknologi saat ini,  bahasa daerah dan budaya kita jangan sampai dilupakan" ungkapnya. (Az)

  • rica store

Berita Terkini