Berita Terkini
Penarafflesia.com - Universitas Dehasen menggelar seminar kepemudaan bertemakan "Milenial Entrepreneur" di Gedung Rektorat Kampus Kuning pada Rabu (20/12/23). Acara yang dihadiri oleh mahasiswa dan peserta dari berbagai fakultas ini menampilkan dua pembicara inspiratif, yaitu pengusaha muda Elisa Ermasari dan Junior Analisis Muda Bank Indonesia, Eka Vera Dewi.
Elisa Ermasari membagikan pengalamannya tentang keunggulan berbisnis di era milenial. Menurutnya, fleksibilitas waktu dan kemampuan bekerja di mana saja adalah salah satu keuntungan utama berbisnis sendiri. "Kita bisa mengatur waktu kita sendiri dan memiliki otoritas dalam aturan bisnis kita. Ini memberi kebebasan untuk mengembangkan ide dan menjual produk atau jasa," ungkap Elisa.
Dia menekankan pentingnya perencanaan dalam berbisnis, termasuk menentukan jenis produk atau jasa yang dijual, mengidentifikasi pesaing, dan menargetkan pasar tertentu. Elisa juga merinci strategi penjualan melalui media sosial sebagai elemen kunci kesuksesan.
Sementara itu, Eka Vera Dewi dari Bank Indonesia membahas strategi pengembangan UMKM di era digital. "Peran UMKM sangat penting dalam menjaga stabilitas nilai rupiah. Bank Indonesia mengamati pergerakan harga dan pasokan untuk menjaga nilai rupiah tetap stabil," ujarnya.
Dalam pengembangan UMKM, Eka menyoroti fokus pada kelompok tani, UMKM berpotensi ekspor, dan UMKM terkait syariah yang sangat diperlukan. "UMKM harus beradaptasi dengan tren digital, seperti berjualan online melalui platform seperti TikTok Shop. Ini merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan dan krisis, seperti yang terjadi selama pandemi COVID-19," tambahnya.
Para pembicara sepakat bahwa niat, tekad, kreativitas, dan inovasi menjadi kunci sukses dalam berbisnis. Mereka juga mendorong para peserta seminar untuk berani mengambil risiko, tidak takut memulai, dan terus mengikuti perkembangan zaman. Acara ditutup dengan antusiasme dan semangat para peserta yang siap menerapkan wawasan baru mereka dalam dunia bisnis.
Pewarta : Yusuf
Editor : Fatmala.