Berita Terkini
Flamboyannews.com, BOJONEGORO — Teriknya matahari tidak menyurutkan semangat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro bersama masyarakat Desa Kesongo. Mereka bergotong royong memindahkan enam unit booth container atau box kontainer untuk pelaku UMKM ke kawasan Rest Area Terpadu Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/8/2026).
Pemindahan dilakukan secara manual dengan melibatkan personel Satgas dan warga. Satu per satu kontainer ditempatkan di atas landasan beton yang telah disiapkan di kawasan rest area yang berada di jalur perbatasan Kesongo, Bojonegoro, dengan Sukorame, Lamongan.
Enam unit kontainer tersebut merupakan bantuan dari Kodim 0813/Bojonegoro. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan ruang usaha bagi masyarakat Desa Kesongo, khususnya pelaku UMKM dan pedagang yang selama ini belum memiliki tempat berjualan.
Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, yang turut memimpin kegiatan di lapangan mengatakan, kondisi cuaca panas tidak menjadi penghalang bagi personel Satgas untuk menyelesaikan proses penempatan kontainer.
“Walaupun panas terik, para Satgas TMMD tetap semangat mengangkat dan menempatkan box kontainer ke tempat yang sudah tersedia,” ungkap Serka Lasmidi di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, fasilitas tersebut nantinya diprioritaskan bagi warga Desa Kesongo yang telah menjalankan usaha namun masih terkendala tempat untuk berjualan. Terlebih, sejumlah warga sebelumnya telah mengikuti pelatihan UMKM selama lima hari sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan usaha masyarakat.
“Enam kontainer box ini nantinya diperuntukkan bagi UMKM di desa. Yang menempati nanti dari warga Desa Kesongo, terutama yang sudah punya usaha tetapi belum mempunyai tempat. Kita arahkan ke sini,” jelasnya.
Serka Lasmidi berharap keberadaan rest area tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat singgah bagi masyarakat maupun pengguna jalan, tetapi juga berkembang menjadi kawasan yang mampu mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Di rest area ini juga diberikan fasilitas untuk masyarakat yang singgah dan beristirahat. Yang jelas mohon dijaga dan dirawat, karena ini merupakan fasilitas pemberian sehingga bisa membawa manfaat jangka panjang,” imbaunya.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyambut baik adanya fasilitas booth container tersebut. Menurutnya, keberadaan tempat usaha dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi sekaligus memanfaatkan kawasan rest area secara produktif.
“Kami berharap pengelolanya nanti dapat dilakukan dengan baik sehingga benar-benar memberikan ruang bagi warga untuk mengembangkan usaha,” ujar Kusnadi.
Ia juga berharap kerja sama antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat tetap terjaga setelah program TMMD selesai. Menurutnya, keberlanjutan pemanfaatan fasilitas menjadi hal penting agar pembangunan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Fasilitas yang telah dibangun harus terus dirawat dan dimanfaatkan secara produktif agar dampaknya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu panjang,” pungkasnya.
Penempatan enam booth container tersebut menjadi salah satu bentuk sasaran TMMD ke-129 yang menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga berupaya membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
Dengan tersedianya fasilitas tersebut, Rest Area Terpadu Desa Kesongo diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu titik aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat setempat sekaligus menjadi tempat singgah yang memberikan manfaat bagi pengguna jalan.