Skip to main content

Bukan Sekadar Bangun Desa, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Kehangatan untuk Warga Kesongo

Hangat di Tengah Pengabdian: Serda Fauzi Zeyd Abdillah, anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, menggendong balita warga di sela aktivitas pembangunan TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (6/8/2026). Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Hangat di Tengah Pengabdian: Serda Fauzi Zeyd Abdillah, anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, menggendong balita warga di sela aktivitas pembangunan TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (6/8/2026). Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Siap kak. Saya buatkan versi yang lebih kuat untuk portal berita, humanis, tetapi tetap faktual, lengkap dengan identitas FlamboyanNews.com.BOJONEGORO – Kesibukan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro dalam mengerjakan berbagai sasaran pembangunan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tidak menghilangkan sisi humanis para prajurit di tengah masyarakat.

Hal itu terlihat pada Kamis (6/8/2026), ketika Serda Fauzi Zeyd Abdillah, anggota Satgas TMMD ke-129, menyempatkan diri berinteraksi dengan seorang balita warga Desa Kesongo di sela aktivitas pengabdian.

Dengan penuh keakraban, Serda Fauzi menyapa dan menggendong balita tersebut. Senyum polos sang anak pun menciptakan suasana hangat di tengah kesibukan pembangunan yang berlangsung di desa.

Bagi masyarakat, kehadiran prajurit TNI yang mau berbaur dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas antara pelaksana program dan penerima manfaat, tetapi berkembang menjadi kedekatan dan rasa kekeluargaan.

Serda Fauzi mengatakan, interaksi dengan masyarakat merupakan bagian dari pengabdian TNI. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari hubungan baik yang terbangun antara prajurit dan masyarakat.

“Melihat anak-anak tersenyum dan masyarakat menerima kehadiran kami dengan hangat menjadi kebahagiaan tersendiri. TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat agar semakin solid,” ujar Serda Fauzi.

Hal senada disampaikan Hengki, ayah dari balita tersebut. Ia mengaku senang melihat anggota Satgas tetap menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak warga meski tengah disibukkan dengan berbagai pekerjaan TMMD.

“Kami merasa senang dan bangga. Walaupun sedang sibuk membangun desa, anggota TNI masih menyempatkan diri bermain dan bercengkerama dengan anak kami. Sikap seperti ini membuat hubungan dengan masyarakat semakin dekat,” ungkap Hengki.

Selama pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo, kebersamaan antara Satgas dan masyarakat terus terlihat dalam berbagai kegiatan. Warga ikut bergotong royong membantu pekerjaan, sementara para prajurit berbaur dengan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Kedekatan tersebut menjadi bagian dari semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dibangun melalui program TMMD. Sebab, pembangunan desa bukan hanya menyangkut jalan, jembatan, drainase maupun fasilitas lainnya, tetapi juga membangun kepercayaan dan kebersamaan.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro sendiri mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Melalui berbagai sasaran fisik dan nonfisik, program tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Kesongo.

Momen sederhana antara Serda Fauzi dan balita warga menjadi gambaran bahwa di tengah derap pembangunan, sisi kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dari pengabdian. Kedekatan seperti inilah yang diharapkan terus memperkuat hubungan TNI dan rakyat hingga program TMMD berakhir.

  • rica store

Berita Terkini