Berita Terkini
Penarafflesia.com, Bengkulu Selatan – Sosok Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Sahran merupakan salah satu aktifis mahasiswa yang cukup berpengaruh pada masanya.
Sahran mengatakan bahwa ia mengawali dunia aktifisnya sejak masuk di salah satu kampus swasta besar di Provinsi Bengkulu yakni Universitas Muhammadiyah ditahun 2000.
Pada tahun tersebut ia mulai aktif di salah satu organisasi kepemudaan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI).
“setelah saya ber-GMNI, saya sangat termotivasi dengan sosok pendiri bangsa yakni Ir Soekarno yang merupakan tokoh pendiri bangsa yang sekaligus menjadi Presiden Pertama Negara Indonesia,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, semangat nasionlisme yang dimiliki soekarno membuatnya sangat termotivasi ingin mencontoh semangat juang sang bapak bangsa tersebut.
"itulah yang membuat saya selalu bersemangat dalam hal apapun," ujarnya.
api semangat marheinisme yang telah menyatu dalam darah dagingnya tersebut, sehingga dalam kondisi terbawah sekalipun ia tidak pernah merasa putus asa.
“meski dalam keadaan apapun saya tetap bersemangat, saya pernah menjadi soerang sales, usaha konter pulsa, tapi saya tidak pernah lelah membaca peluang yang bisa mendorong saya bisa lebih maju dari yang sebelumnya,” ujarnya.
Sebelumnya, sembari menjalankan profesinya ia di Kabupaten Bengkulu Selatan, ia juga terus aktif dalam dunia aktifisnya sebagai seorang relawan demokrasi yang kerap memberikan wejangan kepada calon generasi penerus bangsa, para pemuda-pemudi di Bengkulu Selatan.
“Akhirnya, setelah sekian lama tiba di tahun 2019 saya dipercaya menjadi komisioner Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Bengkulu Selatan,” imbuhnya.
Kemudian 4 tahun berselang ia naik jenjang satu Level yakni diberi kepercayaan menahkodai Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan periode 2023-2028.
Putra kelahiran Pino Raya ini menyelesaikan Sekolah Dasarnya di Madrasah Ibtida’iyah Muhammadiyah (MIM) Kembang Seru Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 1989-1995.
Setelah itu ia melanjutkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) Kota Manna pada tahun 1994-1997.
Kemudian ia menyelesaikan pendidikan tingkat atas di SMAN 5 Kota Manna tahun 1997-2000.
Editor: Fatmala