Rakornas Menyatukan Persepsi Prinsip Data Ketenagakerjaan di Indonesia
PENARAFFLESIA -- Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Edwar Heppy S.Sos Menghadiri Rapat koordinasi Nasional (Rakornas), Ketenagakerjaan guna memperkuat implementasi kebijakan satu data ketenagakerjaan dengan melakukan koordinasi antar instansi ketenagakerjaan di pusat dan daerah.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satu Data Ketenagakerjaan (SDK) di Badung, Bali, Kamis (21/7/2022), menyampaikan Koordinasi ini bertujuan untuk menyatukan persepsi prinsip data ketenagakerjaan di Indonesia.
“Rakornas Satu Data Ketenagakerjaan sesuai yang disampaikan Ibu Ida Fauziyah merupakan rangkaian sinergitas program dan kegiatan pusat dan daerah, terkait implementasi Satu Data Indonesia di bidang ketenagakerjaan,” terang Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Edwar Heppy S.Sos saat mengikuti rakornas.
Dijelaskannya, rakornas ini sebagai media untuk memperkuat kerja sama, kolaborasi, dan sinergi Kemnaker dengan Dinas Ketenagakerjaan, dalam mewujudkan tata kelola data ketenagakerjaan yang memenuhi prinsip-prinsip Satu Data Indonesia.
“Dari Rakornas SDK juga menyatukan prinsip satu data ketenagakerjaan untuk mendukung pemulihan nasional khususnya sektor ketenagakerjaan untuk mewujudkan agenda pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional berkelanjutan pasca pandemi, antara lain menentukan sektor prioritas, mempromosikan pasar kerja, pemberian manfaat bantuan tunai, memaksimalkan dampak stimulus fiskal, serta mendorong inovasi pembiayaan hijau.” Jelasnya.
Diketahui Rakornas ini juga memperkenalkan aplikasi Portal Satu Data Ketenagakerjaan dan SMData, sebagai aplikasi pendukung satu data ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan pusat dan daerah untuk mempercepat implementasi satu data ketenagakerjaan. (Red)
