Berita Terkini
Penarafflesia.com, Kepahiang - Diduga sepasang sejoli yang diketahui merupakan warga Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang. Pada Kamis (31/8) sekira pukul 11.00 WIB ditemukan dalam keadaan kritis di dekat air terjun Batu Kempit yang ada di Desa Babakan Bogor Kecamatan Kabawetan.
Dari pantauan yang dilakukan wartawan, diduga sepasang sejoli tersebut nekat melakukan aksi bunuh diri menggunakan racun. Hal itu diketahui, karena ada sebotol racun rumput. Bahkan kedua korban itu ditemukan warga dalam keadaan mulut berbusa.
Berdasarkan keterangan salah satu pengendara yang menemukan kedua korban yang tidak mau disebutkan namanya. Dirinya melihat korban yang wanita sedang merayap ke jembatan saat hendak keluar kearah Kutorejo dari arah Kabawetan.
"Ya saya melihat korban yang wanita sempat merayap sebelum akhirnya pingsan dan mengeluarjan busa dari mulut," terangnya.
Sementara itu diketahui, saat ini pasangan sejoli tersebut sudah dilarikan ke RSUD Kepahiang guna mendapatkan perawatan.
Dimana korban laki-laki bernama RN (19) warga Desa Kota Padang Rejang Lebong, dan korban perempuan bernama FR (19) warga Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang.
Diceritakan Syarif (42) yang merupakan orang tua FR saat ditemui wartawan di RSUD. Kedua korban baru bertunangan 4 hari lalu, tepatnya Minggu (27/8) malam senin kemarin.
Dimana dikatakannya, kedua pasangan sejoli yang merupakan anaknya itu, bertemu dengan RN saat bekerja di Pekanbaru beberapa waktu lalu.
"Ya, mereka (korban, red) baru saja tunangan malam Senin kemarin. Dan berencana untuk menikah tahun depan," ujarnya.
Sementara itu Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu AKBP Yana Supriatna SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Doni Juniansyah SM didampingi Kanit Reskrim Ipda Fredo Ramous SSos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Ya benar, kedua pasangan ini diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara minum racun. Dari keterangan orang tua yang bersangkutan, memang kedua korban ini baru tunangan, dan sempat terjadi debat lantaran tidak diizinkan tinggal bersama, dengan alasan belum menikah," singkatnya.
Editor: Fatmala