Skip to main content
  • DPRD KEPAHIANG

Antrian Diserobot, Nasabah BNI Protes dan Ngamuk!

Bengkulu - Suasana pelayanan di BNI Cabang Utama yang beralamat di Jalan S Parman Simpang Lima Fatmawati Kota Bengkulu tiba-tiba riuh dengan suara salah seorang nasabah yang memprotes antrian di bank milik negara itu.

Keributan itu terjadi Jumat siang (6/10) berawal, saat seorang nasabah ingin mengurus aktifasi kartu ATMnya. Disaat masuk bank diarahkan untuk ke CS BNI, dan berikan nomor antri oleh scurity BNI dengan nomor antri 32.

Selang sekitar satu jam terlihat nasabah lain masuk bank dan terlihat di erikan antrian nomor 34.  kemudian, nasabah yang memiliki antrian nomor 34 dipanggil oleh salah satu CS BNI. 

Tapi, anehnya pemanggilan tidak melalui sistem penyebutan aplikasi antrian bank. Oleh CS tersebut nama nasabah yang mengantongi nomor antrian 34 dipanggil dengan sebutan nama, bukan nomor antrian.

Melihat ada perbuatan perilaku yang disinyalir berbau kolusi oleh pegawai bank. Nasabah yang antrian nomor 32 yang sudah menunggu lama memprotes perbuatan yang sarat akan kolusi oleh pihak pegawai BNI.

"Sebelumnya kita mendengar scurity bank mengatakan kepada nasabah nomor 34 akan dipanggil langsung. Dan terlihat dokumennya Langsung diantar ke CS BNI. Perilaku itu terbukti setelah perbuatan yang sarat kolusi itu diperlihatkan," kata ongwi dengan nada yang kesal lantaran dirinya harus menelan kerugian perkejaannya yang harus dibatalkan akibat antrian lama dan sarat kecurangan itu. 

Ongwi mengungkapkan dirinya akan melayangkan somasi akibat perilaku pegawai BNI yang penuh dengan sarat perilaku korup. 

"Saya merasa dirugikan, saya akan somasi dan akan laporkan pihak bank ke lembaga perlindungan konsumen," tegasnya. ***

  • rica store

Berita Terkini