Skip to main content

Warga Kaur Disatroni Komplotan Perampok

Perampok sadis tiga pria bertopeng beraksi di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Korbannya Teguh Sriyono (45) warga Dusun Latihan Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan.
Perampok sadis tiga pria bertopeng beraksi di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Korbannya Teguh Sriyono (45) warga Dusun Latihan Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan.

Penarafflesia.com, Kaur - Perampok sadis tiga pria bertopeng beraksi di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Korbannya Teguh Sriyono (45) warga Dusun Latihan Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan.

Perampok sadis yang berjumlah tiga orang itu menggasak uang dan barang berharga milik korban, pelaku juga menganiaya korban hingga pingsan.

Peristiawa perampokan sadis yang dilakukan tiga pria bertopeng itu terjadi di rumah korban sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (31/8) dinihari.

Peristiwa berawal saat korban terbangun dari tidur dan hendak buang air kecil. Saat hendak bangkit dari tempat tidur, Teguh melihat ada tiga pria bertopeng sedang mengacak acak isi rumah.

Salah seorang anggota perampok sadis mengetahui pemilik rumah terbangun.

Kemudian pelaku tersebut mengambil skop yang berada di tidak jauh dari tempat tidur korban dan langsung mendorong skop itu ke perut korban.

Akibatnya korban tersungkur kembali ke tempat tidur. Kemudian pelaku kedua membantu memegangi kaki korban.

Kemudian pelaku ketiga langsung memukuli wajah dan kepala korban bertubi tubi hingga korban pingsan.

Setelah korban pingsan, para perampok sadis leluasa menguras isi rumah korban.

Akibat kejadian itu, korban yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul barang rosokan itu mengalami luka lebam di dekat mata.

Kemudian uang tunai Rp 600 ribu beserta tiga unit handphone raib dibawa pelaku.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku yang merampok dan menganiaya dirinya adalah tiga orang pria bertopeng.

"Saya lihat sendiri mereka mengacak-acak rumah saya. Mereka berjumlah tiga orang,” kata Teguh menceritakan kejadian yang dialaminya, Jumat (1/9).

Teguh tidak mengenali wajah para perampok sadis tersebut, karena tiga pria tersebut menggunakan topeng atau penutup wajah.

Satu orang pelaku perampok sadis itu memakai jaket hoodie dengan wajah ditutup masker. Kemudian dua pelaku menggunakan baju sebagai penutup wajah atau topeng.

“Seingat saya tidak kurang dari lima kali saya dipukul. Setelah itu saya pingsan, " kata Teguh.

Sementara itu, Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP H Eko Budiman, SIK, MSi melalui Kasat Reskrim AKP Jonni Manurung SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya pencurian dengan kerasan yang dialami korban Teguh Sriyono.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus itu.

"Mohon doanya agar pelakunya bisa terungkap dan ditangkap, untuk pelaku sesuai dengan keterangan korban sekitar tiga orang kini sedang kita buru," tegasnya.

 

Editor: Fatmala

  • rica store

Berita Terkini