Berita Terkini
BOJONEGORO – Di balik deru alat pembangunan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, terselip momen sederhana yang justru mencuri perhatian warga. Bukan tentang pembangunan jalan atau rumah, melainkan kedekatan seorang prajurit TNI dengan anak-anak desa yang penuh kehangatan.
Program TMMD ke-129 yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" memang dikenal dengan berbagai pembangunan fisik seperti jalan beton, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), drainase, sumur bor, hingga renovasi sekolah. Namun, sentuhan kemanusiaan para personel Satgas menjadi cerita yang tak kalah bermakna.
Di sela waktu istirahat usai bekerja, sejumlah personel Satgas TMMD terlihat meluangkan waktu bermain bersama anak-anak Desa Kesongo. Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah ketika seorang prajurit dengan sabar mendampingi balita yang sedang belajar mengayuh sepeda roda tiga di halaman rumah warga.
Dengan penuh kesabaran, prajurit tersebut membantu mengarahkan sepeda sambil sesekali menyemangati sang anak. Tawa riang bocah kecil itu pun mengundang senyum warga yang menyaksikan dari kejauhan.
Suasana hangat tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran Satgas TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan kedekatan emosional dengan masyarakat, terutama anak-anak yang kini merasa akrab dengan sosok prajurit TNI.
Salah seorang warga Desa Kesongo, Sulistiyono, mengaku terkesan dengan sikap ramah para anggota Satgas TMMD.
"Mereka bukan hanya bekerja membangun desa, tetapi juga dekat dengan masyarakat. Anak-anak senang bermain bersama bapak-bapak TNI. Kehadiran mereka benar-benar membawa suasana yang berbeda di desa kami," ujarnya.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menjelaskan bahwa pendekatan humanis merupakan bagian dari pelaksanaan TMMD agar keberadaan TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, interaksi sederhana bersama anak-anak menjadi cara efektif untuk membangun rasa percaya, memberikan semangat, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini.
"Kami ingin anak-anak melihat TNI bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai sahabat yang hadir, peduli, dan memberi inspirasi. Kebersamaan seperti ini merupakan bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat," ujarnya.
Pelaksanaan TMMD ke-129 akan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026. Selain membangun berbagai infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang mempererat hubungan antara TNI dan warga.
Momen kebersamaan bersama anak-anak Desa Kesongo menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun atau jumlah rumah yang direnovasi, tetapi juga dari ikatan kebersamaan yang tercipta.
Di Desa Kesongo, kehadiran Satgas TMMD menghadirkan lebih dari sekadar pembangunan. Mereka membawa senyum, harapan, dan kenangan yang akan terus melekat di hati masyarakat, terutama bagi anak-anak yang kini memiliki sahabat baru berseragam loreng.