Skip to main content

Pudi Hartono Gelar Reses, Warga Alpatindo Keluhkan Kondisi Pendidikan di Wilayah Air Sebakul

Reses Pudi Hartono bersama Warga Alpatindo
Reses Pudi Hartono bersama Warga Alpatindo

Bengkulu – Anggota Komisi I DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PKS, Pudi Hartono, menggelar kegiatan reses guna menyerap aspirasi masyarakat di Perumahan Alpatindo RT 15, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Minggu (15/2/26).

Kegiatan berlangsung penuh dialog dan antusiasme, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka, mulai dari infrastruktur jalan, pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga fasilitas pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Pudi Hartono menyampaikan bahwa Fraksi PKS saat ini tengah mendorong usulan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Guru. Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi tenaga pendidik agar tidak mudah dikriminalisasi saat menjalankan tugas secara profesional.

“Kita ingin guru merasa aman dan terlindungi saat menjalankan tugas mendidik. Jangan sampai ada kriminalisasi ketika mereka menjalankan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Kemudian, usulan perbaikan Infrastruktur Jalan, salah satu aspirasi datang dari Dedi Siagian, warga Perumahan Griya Andika Alfatindo, yang berharap pembangunan jalan di kawasan tersebut dapat segera dilanjutkan. 

Menurutnya, pembangunan sebelumnya baru terealisasi sekitar 150 meter, sementara masih tersisa kurang lebih 850 meter yang belum dikerjakan.

“Kami berharap pembangunan jalan bisa dilanjutkan sampai tuntas, karena ini akses utama warga,” kata Dedi.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan terkait besaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai cukup tinggi. 

Mereka berharap adanya kebijakan penyesuaian tarif agar lebih meringankan beban masyarakat.

Aspirasi lain disampaikan Pak Yoyon, warga Alpatindo yang menyoroti kondisi pendidikan di wilayah Air Sebakul. 

Ia meminta pemerintah memperjuangkan pembangunan gedung sekolah dasar (SD) yang layak karena fasilitas pendidikan di wilayah tersebut dinilai masih minim perhatian.

Pak yoyon menyinggung tempat Kantor Bawaslu sekarang yang dulunya diminta dijadikan tempat sekolah, namun tidak digubris.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Pudi Hartono menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan dibawa ke forum resmi DPRD Kota Bengkulu untuk dibahas bersama pemerintah kota.

“Semua aspirasi yang disampaikan akan kita catat dan perjuangkan melalui forum DPRD. Kita ingin solusi yang konkret dan berkelanjutan,” tegasnya.

Disesi terkahir, Pudi berjanji akan memasang lampu jalan di Alpatindo, dua atau tiga titik. 

Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi masyarakat dapat tersalurkan secara maksimal dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kota Bengkulu. (Op1)

  • rica store

Berita Terkini