Berita Terkini
BENGKULU - Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) di Kota Bengkulu terus diperkuat sebagai upaya mewujudkan tata kelola data yang akurat, terpadu, dan mudah diakses. Langkah konkret dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu dengan meningkatkan kapasitas para produsen data di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, mengungkapkan bahwa sebanyak 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berperan sebagai produsen data telah mendapatkan pelatihan teknis terkait penginputan data ke Portal SDI Kota Bengkulu.
“Sejak Senin, 2 Maret hingga Jumat, 6 Maret 2026, tim statistik sektoral Dinas Kominfo Kota Bengkulu memberikan pelatihan kepada para PIC (Person In Charge) dan operator di Gedung Merah Putih. Tujuannya agar mereka mampu mengunggah dan mengelola data pada portal tersebut secara tepat,” ujar Nurlia Dewi.
Ia menjelaskan, data yang diunggah oleh masing-masing produsen merupakan data sektoral yang telah terdaftar dalam Daftar Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD). Data tersebut diproduksi langsung oleh perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, Kominfo Kota Bengkulu juga bekerja sama dengan Sekretariat SDI Kota Bengkulu, yakni Bappeda, serta Pembina Data, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu, guna memastikan kualitas dan standar data yang dihasilkan.
Menurut Nurlia, penyelenggaraan SDI merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Bengkulu Nomor 19 Tahun 2022.
“Ke depan kita menargetkan ribuan data sektoral dapat terhimpun dalam portal ini. Seluruh data tersebut akan dilengkapi dengan standar data, metadata, interoperabilitas, serta kode referensi sebagaimana diatur dalam Perpres 39 Tahun 2019,” jelasnya. (*)