Berita Terkini
Penarafflesia.com - Tantawi Dali, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, menekankan pentingnya evaluasi terhadap proyek infrastruktur yang dilakukan anggota DPRD pada tahun 2022 dan 2023. Menurutnya, fokus kembali pada pembangunan infrastruktur pasca pandemi COVID-19 menjadi hal yang mendesak.
Tantawi menyoroti perlunya pengawasan yang ketat terhadap proyek-proyek infrastruktur tersebut untuk memastikan peningkatan mutu dari tahun ke tahun. Evaluasi ini baru dimulai kembali setelah masa pandemi COVID-19.
Sebagai lembaga pengawas, fungsi DPRD adalah untuk melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek tersebut, termasuk memastikan ketahanan infrastruktur yang dibangun, mulai dari tahap laboratorium penelitian bahan material.

Meskipun sebagian besar kewenangan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi berada di bawah Pemerintah Pusat, Tantawi menegaskan perlunya peningkatan kualitas jalan di Provinsi Bengkulu. Terutama karena penggunaan oleh kendaraan berat seperti angkutan batu bara, sawit, dan minyak CPO yang dapat merusak infrastruktur.
Menurutnya, diperlukan peningkatan klasifikasi jalan di Bengkulu serta pemeliharaan yang memadai agar jalan-jalan yang telah dibangun mampu bertahan hingga 5 tahun. Salah satu permasalahan utama dalam pembangunan jalan saat ini adalah drainase yang tidak memadai, yang menyebabkan banjir dan kerusakan jalan akibat air.
Tantawi juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pemeliharaan lingkungan sekitar jalan, dengan melakukan kegiatan bersih-bersih parit dan menjaga kebersihan area sekitar jalan. Kerjasama dalam menjaga lingkungan sangat penting untuk mencegah banjir dan kerusakan jalan. (Adv)